Widget HTML #1

Ramuan Herbal Untuk Obat Hipertensi Atau Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi Menurunkan Harapan Hidup

Hipertensi atau tekanan darah tinggi kerap dijuluki sebagai silent killer, karena hipertensi atau tekanan darah tinggi tidak menunjukan tanda-tanda penyakit akan tetapi bisa menyebabkan stoke dan berbagai penyakit jantung

Hipertensi yang tidak segera diobati diyakini dapat menurunkan harapan hidup hingga 10 sampai 20 tahun, maka dari itu pentingnya untuk segera mungkin untuk mendeteksi kondisi hipertensi dan segera melakukan pengobatan

Tekanan darah tinggi atau hipertensi biasa ditandai dengan munculnya sakit kepala parah, sering merasa lelah dan lemah, bermasalah dengan penglihatan, kesulitan bernapas, detak jantung tidak normal, darah dalam urine serta nyeri dada

  • Untuk mengobati hipertensi selain memakai obat kimia bisa juga menggunakan ramuan jamu mengguanakan tanaman herba diantaranya :
  • Seledri sebagai peluruh air seni dan penurun tekanan darah, seledri dapat memperlambat detak jantung dan menurunkan kekuatan kontraksi jantung sehingga aliran darh yang terpompa lebih sedikit dan tekanan darah menurun
  • Kumis kucing sebagai diuretik karena mengandung kalium pada daun dan peluruh batu ginjal
  • Pegagan membantu memperlancar aliran darah, didaerah Jawa Barat dan Banten digunakan sebagai obat sakit kepala dan penurun tekanan darah
  • Temulawak yang terbukti mengandung flavonoid berfungsi melindungi endotel vascular
  • Meniran peluruh air seni dan penurun tekanan darah tinggi, meniran mengandung kalium yang berguna untuk meningkatkan cairan itraseluler dengan menarik cairan ekstraseluler hingga terjadi perubahan keseimbangan natrium - kalium menyebabkan penurunan tekanan darah tinggi

Cara membuat ramuan untuk mengobati hipertensi

Siapkan bahan - bahan untuk membuat ramuan

15 gram seledri, 9 gram pegagan, 9 gram daun kumis kucing, 9 gram rimpang temulawak, 9 gram rimpang kunyit, 9 gram meniran

Didihkan air sebanyak 6 gelas dan masukan semua bahan diatas dengan menggunakan api yang kecil tunggu hingga air bersisia sekitar 3 gelas

Diamkan hingga hangat atau dingin saring dan minum air rebusan tersebut 3 kali sehari masing-masing satu sesudah makan, bisa dilakukan setiap hari.

Konsultasikan kesehatan anda dengan dokter.............




sumber : kompas.com